LG secara mengejutkan bahwa perangkat baru mereka tahun ini tidak akan menggunakan prosesor baru Qualcomm yaitu Snapdragon 835 akan tetapi lebih menggunakan prosesor andalan tahun lalu yaitu Snapdragon 821.

Pihak LG sendiri disbeut memiliki alasan kuat mengapa mereka lebih memilih menggunkan Snapdragon 821. Kabar yang disebutkan bahwa LG lebih memilih menggunkana Snapdragon 835 dikarenakan jadwal dari Qualcomm dalam memproduksi chip prosesor ini dapat menyebabkan jadwal LG memproduksi G6 menjadi molor.
Dibalik Alasan LG Tidak Gunakan Snapdragon 835
Seorang sumber internal menyebutkan bahwa jika memakai chip teranyar ini pada G6 akan perangkat yang G6 tertunda perilisan dan baru akan tersedia dipasar pada pertengahan kuartal II atau sekitar bulan Mei mendatang.

Untuk menghindari hal ini, LG memutuskan untuk menggunakan chip Snapdragon 821 yang telah merupakan chip keluaran tahun lalu. Sebelumnya, G6 diharapkan akan hadir paling awal untuk smartphone high-end yang menggunakan Snapdragon 835.

Sang sumber juga menjelaskan bahwa tim teknis LG tidak merasakan adanya peningkatan teknis dari Snapdragon 821 ke Snapdragon 835 yang dapat dikatakan signifikan terutama untuk segi peforma perangkat.

Snapdragon 835 sendiri adalah chipset prosesor terbaru yang dirilis Qualcomm. Chipset ini memanfaatkan proses fabrikasi terbaru yaitu proses 10 nm. Pihak Qaulcomm sendiri juga menggandeng salah satu raksasa elektronik Korea Selatan yang juga kompetitor utama LG, Samsung dalam mengdesign dan memproduksi seri chipset anyar ini.

Pada awal tahun 2017 ini, Samsung langsung bergerak dengan menggeber produk pertamanya untuk tahun 2017 ini. Produsen ini merilis Galaxy C7 Pro yang akan ditawarkan Teman 4D untuk pasar segmen menengah dengan spesifikasi yang mumpuni.

Disebut mumpuni karena C7 Pro ini memiliki prosesor yang menggunakan Qualcomm Snapdragon 625 yang merupakan prosesor yang sama dengan Lenovo P2. Sebagai pendamping prosesor ini, Samsung menggunakan RAM mencapai 4 GB dengan kapasitas memori internal mencapai 64 GB.

Beralih ke ukuran layar, pengguna akan ditawarkan dengan layar yang berukuran 5,7 inch dengan resolusi Full HD. Selain itu, pada bagian kamera terdapat 16 megapiksel yang memiliki bukaan f/1.9 yang siap mengantisipasi berbagai masalah pencahayaan untuk memperoleh hasil foto yang maksimal.

Hal paling menarik adalah kamera depan Samsung juga dibekali dengan kemampuan karema yang hampir sama dengan belakang. Hal ini membuat Samsung bandar togel berani sesumbar bahwa kamera depan dapat memberikan hasil jepretan yang tidak kalah dengan kamera belakang.

Samsung juga menyodorkan C7 Pro dengan fitus pemindai sidik jari yang telah dibenamkan dengan tombol Home. Hal berikutnya adalah dukungan dari Samsung dalam fitur pembayaran berbasis digital yaitu Samsung Play.

Walaupun belum disebutkan berapa harga yang dibanderol oleh Samsung, ponsel ini akan tersedia pada 16 January dan harga togel HK yang ditawarkan juga kemungkinan berkisar dari 2-4 juta. Untuk tahap awal, Samsung menargetkan pasar China sebagai pasar pertama dimana C7 Pro akan tersedia menyusul dengan pasar-pasar lainnya.

Produsen barang elektronik dan juga perangkat teknologi asal Korea Selatan, LG disebut tengah mencoba untuk memangkas biaya produksi dari G6 yang akan berefek pada penurunan harga perangkat tersebut. Disebut jika rencana ini berhasil, G6 akan memiliki harga yang lebih terjangkau daripada G5.

Menurut informasi yang diperoleh analis KB Securities, Kim Dong-Won, LG tengah mencari cara untuk menurunkan biaya dari G6 sehingga kesalahan tahun lalu yang menyebabkan LG di pasar mobile tidak terjadi lagi ditahun ini.

“LG Mobile akan mengubah haluannya secara signifikan pada tahun 2017,” kata Kim Dong-Won. Sebagai gambaran, LG G5 SE untuk Indonesia telah dijual dengan harga Rp 8 juta. Jika kabar tersebut benar maka akan dipastikan bahwa G6 akan dijual dengan harga dibawah dari G5 SE.

Salah satu yang membuat pemangkasan biaya produksi G6 adalah perubahan desain modular yang berasal dari konsep G5. Desain ini dibuat dengan harga yang mahal akan tetapi justru menjadi bagian yang paling banyak menerima kritik.

Tahun 2016 merupakan tahun yang buruk bagi LG karena produk flagship mereka yaitu G5 tidak begitu direspon oleh pasar walaupun telah dipasang berbagai fitur menarik dan unik. Pada awalnya LG mematok target penjualan G5 hingga 12 juta unit untuk 1 tahun akan tetapi ternyata penjualan yang dapat dicapai hanya mencapai 5,5 juta unit. Pemasukan dari penjualan tersebut tidak dapat menutupi biaya pemasaran beserta biaya pengembangan.

Dikarenakan penjualan yang tidak baik, LG disebut merugi hingga ratusan juta dollar AS dalam beberapa kuartal. Akan tetapi jika, G6 nanti akan hadir dengan harga yang lebih terjangkau dari G5 maka LG memiliki sedikit harapan untuk menaikan penjualan karena harga selalu menjadi faktor utama.

Spesifikasi G6 nanti disebut akan menggunakan layar Quad GH 5,3 inci dengan prosesor Snapdragon terbaru yaitu 835, port USB-C dan punggung yang berbalut kaca. Flagship tersebut direncanakan akan meluncur pada Maret mendatang.

Infinix baru saja merilis ponsel Zero 4 dan 4 Plus terbarunya. Kedua ponsel tersebut hadir dengan kamera yang dilengkapi optical image stabilizer atau OIS dengan harga Teman Judi yang relatif terjangkau.

“Zero 4 dan Zero 4 Plus ditujukan untuk mereka yang memperhatikan perkembangan teknologi terutama kamera yang dilengkapi OIS dan laser focus, juga terdapat penyematan modus PRO dalam software kamera supaya pengguna dapat mengeksplorasi kreatifitas lebih jauh,” kata Country Manager Infinix Mobility Indonesia, Marcia Sun.

Mengenai harga, Infinix membanderol Zero 4 dengan harga Rp 2,9 juta sedangkan Zero 4 Plus akan dijual dengan harga Rp 3,7 juta karena hadir dengan spesifikasi yang lebih tinggi dari Zero 4.
Infinix Rilis Zero 4 Dan 4 Plus Akhirnya Hadir Di Indonesia
Untuk spesifikasi sendiri, Zero 4 akan hadir dengan spesifikasi seperti layar panel IPS full HD yang berukuran 5,5 inci dengan menggusung agen Sbobet sistem operasi Android generasi sebelumnya yaitu 6.0 Marshmallow.

Pada dapur operasionalnya, Zero 4 mengusung chipset MediaTek MT6753 Octa Core dengan kecepatan 1,3 Ghz, RAM 3 GB serta memori penyimpanan internal 32 GB. Untuk pasokan daya ponsel berasal dari baterai yang memiliki kapasitas mencapai 3.200 mAh.

Keunggulan yang diberikan oleh Infinix Zero 4 adalah kamera utama 16 megapiksel ditambah dengna kamera depan 8 megapiksel. Kamera yang dimiliki oleh Infinix Zero 4 ini ckup mumpuni karena dilengkapi dengan SOny IMX 298 disertai dengan OIS, Laser Auto-Focus serta Zoom 4x yang diklaim dapat menghasilkan gambar yang cukup tajam. Infinix Zero 4 juga mendukung koneksi 4G di Indonesia.

Sementara itu, Zero 4 Plus yang dijual dengan harga yang lebih mahal, memiliki spesifikasi sebagai berikut. Pada procesor terdapat chipset MediaTek X20 MT6797 deca-core 2,9 Ghz, RAM 4GB serta memori penyimpanan internal 32 GB. Untuk daya ponsel, Zero 4 Plus memiliki kapasitas yang lebih besar yaitu 4.000 mAh.

Disisi layar, Zero 4 Plus hadir dengan dengan layar IPS HG dengan ukuran 5,98 inci. Ponsel ini Sbobet Casino telah mendukung koneksi 4G dan mengusung sistem operasi Android 6.0 Marshmallow.

Google mengumumkan telah mengakuisisi perusahaan startup digital Cronologics yang dimaksudkan untuk penyempurnaan platform Android Wear yang tengah dikembangkan. Sistem operasi yang tengah dikembangkan oleh Cronologics akan digunakan untuk penyempurnaan sistem operasi smartwatch buatan Google.

Cronologics yang didirikan oleh mantan karyawan Google tersebut telah mengumumkan timnya telah diakuisisi oleh Google dan akan mereka akan digunakan untuk menyempurnakan Android Wear. Untuk akuisisi tersebut, Google tidak menyebutkan berapa nilai akuisisi dari Chronologics.
Google Akuisisi Startup Mantan Karyawan Untuk Bisnis Android Wear
Startup yang fokus dalam membuat jam tangan pintar ini didirikan pada tahun 2014 dan telah mengembangkan sistem operasi jam tangan pintar sendiri berikut dengan perangkatnya yaitu CoWatch. CoWatch sendiri telah dirilis pada September 2016 dengan fitur yang ditawarkan adalah asisten digital Alexa yang dikembangkan oleh Amazon.

Dengan fitur tersebut, pengguna jam tangat pintar CoWatch dapat memberikan perintah suara agar smartwatch CoWatch melakukan fungsi tertentu seperti memesan pizza ataupun menjadi update terbaru dari ramalan cuaca.

Dengan diakuisisinya Cronologics oleh Google, masih belum dipastikan bagaimana masa depan dari CoWatch. Pada situs resmi Cronologics, pihak perusahaan menjelaskan bahwa tim Cronologics akan menjadi barisan terdepan dalam mengembangkan teknologi wearable miliki Google yang akan menggunakan Android Wear 2.0.

Platform Android Wear 2.0 sendiri pada awalnya akan dirilis pada akhir tahun 2016 akan tetapi Google Memutuskan untuk menunda hingga awal 2017.

Categories
Links: